Masih di edisi muterin Farikha di Purbalingga. Setelah berwisata tempat
di Sanggaluri Park, tinggal wisata kulinernya. Engga lengkap kalau
berkunjung kesebuah kota tanpa mencicipi kuliner yang cukup terkenal
enak di Purbalingga.
Keluar dari Sanggaluri Park jam 16.10, dan kita janjian ketemu sama
Widia di area kota. Sambil nungguin Widia yang belum dateng-dateng, kita
mikir enaknya makan apa. Mungkin karena tubuh kita benar-benar
dehidrasi setelah berkeliling Sanggaluri Park, kita memutuskan buat
minum es saja, tapi... bukan sembarang es, ini es duren. Kita ga bisa menunggu Widia lebih lama lagi. Kita udah bener-bener kelaparan+dehidrasi.
Sampai di es duren, kita hampir engga bisa dapet tempat duduk. Dari
zaman aku aku SD sampai sekarang aku udah kerja, tempatnya masih sama.
Sempit dan selalu ramai. Hiasan dindingnya aja yang tambah banyak.
Berbagai bingkai foto selebriti dan stasiun tv yang pernah mampir
kesini terpampang di sekeliling dinding. Ini mas--nya aku ga kenal ikut mampang juga.
![]() |
Hiasan Dindingnya |
![]() |
Deretan kursinya |
Ada beberapa menu es disini, tapi menu utamanya adalah es duren. Kita pesen 3 porsi, untuk aku, Farikha dan Rina.
Perutku hampir meledak, dan hampir tidak bisa menelan semua es duren
yang disajikan. Satu porsi es duren itu membuatku kualahan. Padahal
harganya sangat terjangkau, Rp 13.000,- /porsi.
Saat es duren kita bertiga habis, Widia baru nongol. Untungnya Widia
engga suka duren jadi dia pesen bakso dikios sebelah. Kelakuan Rina ma
Farikha bikin aku shock. Mereka pindah tempat mengikuti Widia ke kios
bakso, dan ikut pesen bakso juga. Gila kan mereka. Aku angkat tangan,
engga akan sanggup jalan kalau sampai dipesenin bakso lagi.
Buat yang pengen nyoba es durennya, silangkan aja datang ke Depan Kodim 0702 Purbalingga dari alun-alun Purbalingga ke timur ya.
0 komentar:
Posting Komentar
Makasih ya dah komentar di Life is adventure