Selasa, 30 April 2013 | By: Septi

Milidetik ini


Satu Tahun, Satu Bulan, Satu Minggu, Satu Hari, Satu Jam, Satu Detik, Satu Milidetik.

Kapan waktu yang paling berharga bagimu?

Milidetik ini,
Karena di dalam milidetik ini, namamu masih mengalir dalam nafasku
Dalam milidetik ini, wajahmu masih terukir jelas dalam mataku
Dalam milidetik ini, wangi keringatmu masih akrab dengan hidungku
Dalam milidetik ini, detak jantungku berdetak mengalun namamu
Dalam milidetik ini, hanya suaramu yang ku dengar
Dalam milidetik ini, otakku masih memikirkanmu
Dan di dalam milidetik juga, aku masih ingin selalu bersamamu.
Jumat, 26 April 2013 | By: Septi

Hadiah Buku Menang Lomba e Maz Ndop


Baru saja ku injakkan kaki di lantai rumah temenku. Ponselku bergetar.

Dari adekku yang kecil. Isinya ngasih tahu kalau paketan yang aku tunggu-tunggu udah datang. Adekku penasaran banget apa isinya, katanya engga kuat kalau harus nunggu aku pulang. Alhasil aku hanya menyapa temenku dan langsung cabut ke rumah. Aku juga pengen melihat proses membuka paket hadiah dari mas Ndop.

Engga sampai dua menit, aku sampai di rumah. Menikmati pemandangan sebuah kotak yang dibungkus kertas coklat. Di salah satu sisinya ada dua kertas putih terpisah yang tertempel dibantu oleh sobekan-sobekan selotip. Salah satu bertuliskan nama lengkapku dan alamat rumah orang tuaku. Kertas putih lainya bertuliskan namanya mas Ndop dan alamatnya di Nganjuk.
Putri, nama adikku. Bersikeras untuk membuka dengan tangannya sendiri. Aku tinggal menontonnya saja.
Kertas coklat bagian luarnya mulai disobek Putri. Waw,,,kardusnya mulai terlihat. Kardus susu Dancow.

 Dan isinya adalah,,,,,

Aku pun ingin berfoto bersama sibuku...hehe


Dua buah buku yang emmmm,,,,enak dibaca. Keren. Karena aku pemenang terakhir, engga bisa memilih. Tapi buku ne asik, ada yang sama dengan pemikiran-pemikiranku, ada juga yang bikin aku bingung. Harus dibaca beberapa kali baru bisa masuk ke dunia si penulis, mungkin karena aku agak engga bisa berpikir.
Terima kasih mas Ndop,,,,